Kulit bersih, tubuh langsing dan rambut hitam berkilau merupakan ciri khas sebagian besar wanita Jepang. Tak mengherankan jika rahasia kecantikan wanita asal negara sakura ini sering dijadikan acuan banyak wanita di dunia.
Ingin mencontek resep kecantikan mereka? Sebelumnya, perlu Anda tahu bahwa wanita Jepang rata-rata menghabiskan waktu tiga jam setiap pagi untuk merawat rambut dan kulit wajah. “Tak hanya itu masih banyak lagi rahasia lain yang perlu Anda tahu,” ujar Naho Moriyama, salah seorang editor kecantikan Marie Claire, seperti dikutip dari ModernMom.
Kendalikan porsi makanan
Rata-rata bentuk tubuh wanita jepang ramping dan mungil. Itulah bentuk tubuh yang banyak diidam-idamkan banyak wanita. Resepnya, kebanyakan wanita Jepang mengonsumsi kalori lebih sedikit. Rata-rata porsi kalori yang dikonsumsi adalah 2.700 kalori per hari (lebih sedikit dibandingkan dengan diet khas Amerika dari 3.700 kalori).
Wanita Jepang juga selalu mengontrol ukuran porsi makan dan memperhatikan tempat makanan mereka. Ukuran piring dan mangkuk mereka yang kecil, membuat wanita Jepang tidak makan dalam porsi besar.
Mandi tingkatkan metabolisme
Mandi bermanfaat melancarkan sirkulasi darah. Secara tradisional, masyarakat Jepang gemar berendam dalam air panas. Anda juga bisa mengikutinya, dengan berendam dalam air hangat. Selain bikin relaks, aktivitas ini juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh.
Kotoran burung untuk kulit mulus
Filosofi Jepang, anti-penuaan adalah kebalikan dari versi kebanyakan wanita di dunia. Bagi banyak wanita, untuk mendapatkan kulit mulus, mereka perlu menjalani perawatan peeling yang bertujuan mengelupas kulit mati.
Namun, wanita Jepang percaya lapisan luar ini bisa melindungi kulit mengalami keriput dan melindungi kulit dari polutan berbahaya yang ada di udara. Oleh karena itu, mereka ingin menjaga lapisan luar kulit mereka tetap utuh, sehingga mereka bisa menggunakan produk yang melembutkan dan melindungi lapisan ini, bukan mengelupaskannya.
Meski menjijkkan, banyak wanita Jepang memanfaatkan kotoran burung bulbul untuk meremajakan kulit. Kotoran burung ini berisi enzim yang mencerahkan kulit kusam. Kotoran burung ini sering dimanfaatkan sebagai scrub alami dan mereka yakin jika digunakan pagi dan sore bisa melindungi wajah dari penuaan dini.
Sabtu, 08 Januari 2011
Segarkan Kaki dengan Masker Mentimun
Masker bukan hanya untuk wajah dan rambut. Anda juga bisa merawat kaki dengan masker buatan sendiri. Saat kaki terasa lelah, pegal dengan kondisi kulit yang kering, masker kaki bisa jadi pilihan.
Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan menggunakan sepatu tumit tinggi. Masker kaki adalah salah satu cara efektif untuk mendapatkan efek relaksasi. Untuk membuatnya pun cukup mudah. Berikut bahan-bahannya, seperti dikutip dari sassybella.com
Bahan:
2 mentimun
2 sendok makan perasan jaruk lemon
2 sendok makan minyak zaitun
Cara membuat:
Blender mentimun, air jeruk nipis dan minyak zaitun hingga kental dan menyatu. Tuang ke dalam mangkuk dan panaskan. Balur campuran mentimun ke seluruh kaki terutama di bagian kaki yang terasa lelah. Saat dibalur berikan juga pijatan ringan. Biarkan ramuan menempel 5 hingga 10 menit lalu bilas dengan air hangat.
Ekstrak mentimun yang menyegarkan dapat mengurangi kelelahan pada kaki Anda. Sedangkan, air jeruk lemon bisa mengangkat sel kulit mati. Lalu, minyak zaitun membantu menjaga kelembaban kulit kaki agar terhindar dari kekeringan. Selamat memanjakan kaki!
Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan menggunakan sepatu tumit tinggi. Masker kaki adalah salah satu cara efektif untuk mendapatkan efek relaksasi. Untuk membuatnya pun cukup mudah. Berikut bahan-bahannya, seperti dikutip dari sassybella.com
Bahan:
2 mentimun
2 sendok makan perasan jaruk lemon
2 sendok makan minyak zaitun
Cara membuat:
Blender mentimun, air jeruk nipis dan minyak zaitun hingga kental dan menyatu. Tuang ke dalam mangkuk dan panaskan. Balur campuran mentimun ke seluruh kaki terutama di bagian kaki yang terasa lelah. Saat dibalur berikan juga pijatan ringan. Biarkan ramuan menempel 5 hingga 10 menit lalu bilas dengan air hangat.
Ekstrak mentimun yang menyegarkan dapat mengurangi kelelahan pada kaki Anda. Sedangkan, air jeruk lemon bisa mengangkat sel kulit mati. Lalu, minyak zaitun membantu menjaga kelembaban kulit kaki agar terhindar dari kekeringan. Selamat memanjakan kaki!
Makan Buah Ini Agar Wajah Bebas Jerawat
Ada banyak cara untuk mencegah timbulnya jerawat. Bukan hanya dengan perawatan dari luar, tetapi juga dari dalam. Yaitu, dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin.
Sebenarnya tidak ada buah khusus untuk mencegah timbulnya jerawat. Anda bisa mengonsumsi berbagai macam buah. Itu karena kandungan vitamin alami yang tinggi pada buah, berperan penting pada kesehatan kulit secara keseluruhan.
Seperti dikutip dari Galtime.com, vitamin A berfungsi membantu menjaga kulit dan selaput lendir yang melindungi tubuh terhadap penyakit dan infeksi, tetapi juga membantu menjaga dan meningkatkan kulit dan jaringan tubuh lainnya.
Buah yang banyak mengandung vitamin A antara lain wortel, pepaya, mangga, peach (persik) dan aprikot. Jika Anda bosan dengan satu jenis buah, Anda bisa mengombinasikannya dengan membuat salad atau jus campur.
Selain itu, Anda juga bisa memperbanyak konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C. Itu karena vitamin C membantu membentuk protein kolagen yang memegang peranana penting dalam membantu jaringan tubuh termasuk kulit. Buah yang banyak mengandung vitamin C antara lain jambu biji, pepaya, kiwi, jeruk, dan stroberi.
Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Bukan hanya dengan minum air putih, tetapi juga mengonsumsi buah dan sayur. Ini akan membuat kulit Anda sehat dan tentunya terlihat cantik serta bebas jerawat.
Sebenarnya tidak ada buah khusus untuk mencegah timbulnya jerawat. Anda bisa mengonsumsi berbagai macam buah. Itu karena kandungan vitamin alami yang tinggi pada buah, berperan penting pada kesehatan kulit secara keseluruhan.
Seperti dikutip dari Galtime.com, vitamin A berfungsi membantu menjaga kulit dan selaput lendir yang melindungi tubuh terhadap penyakit dan infeksi, tetapi juga membantu menjaga dan meningkatkan kulit dan jaringan tubuh lainnya.
Buah yang banyak mengandung vitamin A antara lain wortel, pepaya, mangga, peach (persik) dan aprikot. Jika Anda bosan dengan satu jenis buah, Anda bisa mengombinasikannya dengan membuat salad atau jus campur.
Selain itu, Anda juga bisa memperbanyak konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C. Itu karena vitamin C membantu membentuk protein kolagen yang memegang peranana penting dalam membantu jaringan tubuh termasuk kulit. Buah yang banyak mengandung vitamin C antara lain jambu biji, pepaya, kiwi, jeruk, dan stroberi.
Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Bukan hanya dengan minum air putih, tetapi juga mengonsumsi buah dan sayur. Ini akan membuat kulit Anda sehat dan tentunya terlihat cantik serta bebas jerawat.
Mengapa Wanita Lebih Cepat Terlihat Tua
Bukan hanya keriput atau kulit mengendur yang mengiringi penuaan. Tulang pipi juga mengalami perubahan seiring pertambahan usia, berdasar penelitian University of Rochester Medical Center, Amerika Serikat.
Penelitian dilakukan melalui analisis tomografi komputer dengan memindai tulang pipi sejumlah responden dari berbagai kelompok usia. Mulai usia muda (20 hingga 40 tahun), menengah (41 hingga 64 tahun), hingga tua (65 tahun ke atas).
Berdasar pengukuran rinci dalam rekonstruksi tiga dimensi hasil pemindaian, terdapat beberapa perbedaan penting struktur tulang wajah antar ketiga kelompok usia tersebut.
"Kerangka morfologi wajah akan mengalami perubahan, dan secara keseluruhan terjadi pengurangan volume seiiring dengan bertambahnya usia," kata Robert B Shaw Jr, salah satu peneliti seperti dikutip dari Times of India.
Salah satu perubahan menonjol adalah peningkatan volume di daerah rongga mata. Pada pria dan wanita, soket mata menjadi lebih luas dan lebih panjang seiiring usia. Penuaan juga memengaruhi bagian tengah tulang wajah, termasuk pengurangan alis, hidung, dan sudut rahang atas.
Panjang dan tinggi dari rahang bawah pun akan berkurang seiring bertambahnya usia. Meskipun perubahan terjadi pada kedua jenis kelamin, tetapi wanita lebih dulu mengalaminya, di usia menengah. Pada pria, sebagian besar perubahan terjadi antara usia pertengahan dan usia tua.
Penelitian dilakukan melalui analisis tomografi komputer dengan memindai tulang pipi sejumlah responden dari berbagai kelompok usia. Mulai usia muda (20 hingga 40 tahun), menengah (41 hingga 64 tahun), hingga tua (65 tahun ke atas).
Berdasar pengukuran rinci dalam rekonstruksi tiga dimensi hasil pemindaian, terdapat beberapa perbedaan penting struktur tulang wajah antar ketiga kelompok usia tersebut.
"Kerangka morfologi wajah akan mengalami perubahan, dan secara keseluruhan terjadi pengurangan volume seiiring dengan bertambahnya usia," kata Robert B Shaw Jr, salah satu peneliti seperti dikutip dari Times of India.
Salah satu perubahan menonjol adalah peningkatan volume di daerah rongga mata. Pada pria dan wanita, soket mata menjadi lebih luas dan lebih panjang seiiring usia. Penuaan juga memengaruhi bagian tengah tulang wajah, termasuk pengurangan alis, hidung, dan sudut rahang atas.
Panjang dan tinggi dari rahang bawah pun akan berkurang seiring bertambahnya usia. Meskipun perubahan terjadi pada kedua jenis kelamin, tetapi wanita lebih dulu mengalaminya, di usia menengah. Pada pria, sebagian besar perubahan terjadi antara usia pertengahan dan usia tua.
Merokok Tingkatkan Kadar Kolesterol
Sebuah studi terbaru menyebutkan, selain menyebabkan badan lebih sehat, stop merokok juga meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.
Perokok berat yang berhasil berhenti merokok ternyata akan menikmati keuntungan lain dalam tubuhnya, yaitu profil kolesterol yang secara berangsur membaik. Sebuah studi terbaru menunjukkan, peningkatan kolesterol yang dikenal baik bagi tubuh datang saat berhenti merokok, meski bermasalah dengan berat badan usai mengisap rokok yang terakhir.
Jika dikonfirmasi dengan penelitian masa depan, temuan ini bisa menjelaskan secara tepat, namun agak misterius, hubungan antara merokok dan kesehatan jantung. Sampai dengan 20 persen kematian akibat penyakit jantung saat ini memang disebabkan asap rokok. Namun, peneliti belum memiliki pemahaman yang cukup tentang mengapa hal itu bisa terjadi.
Merokok mungkin memengaruhi sistem kardiovaskular dalam berbagai cara, termasuk penurunan kadar oksigen dan memicu proses kerusakan pada jantung itu sendiri. Beberapa penelitian dalam lingkup kecil juga menunjukkan bukti bahwa merokok dapat menurunkan kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL).
Hal itu diungkapkan peneliti utama Dr Adam Gepner dari University of Wisconsin School of Medicine and Public Health di Madison ,Amerika Serikat, kepada Reuters Health. Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan mirip lilin yang diproduksi tubuh, terutama di dalam hati.Kolesterol adalah salah satu turunan lemak yang beredar dalam darah.
Fungsi kolesterol bagi tubuh adalah untuk membuat hormon seks (penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual), hormon korteks adrenal (penting pada metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh), vitamin D (untuk menyerap kalsium dalam tubuh), serta sebagai garam empedu (membantu usus menyerap lemak).
HDL kolesterol sering disebut sebagai kolesterol baik. Sementara, LDL kolesterol yang mengangkut paling banyak kolesterol dalam darah dan cenderung mengendap di dalam arteri disebut sebagai kolesterol jahat. HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dan mampu membawa kelebihan kolesterol jahat di pembuluh arteri untuk dibuang. Jadi, HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan mencegah aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah).
Dalam kolesterol, total jumlah HDL hanya sekitar 25 persen. Untuk itu, batas normal HDL adalah 40-45 miligram per desiliter (mg/dl) bagi laki-laki dan 45-55 mg/dl bagi wanita. Untuk menguji dampak rokok terhadap kadar kolesterol yang lebih akurat dan pengaturan yang realistis, Gepner dan koleganya merekrut lebih dari 1.500 perokok wakil dari penduduk Amerika Serikat saat ini, termasuk mereka yang kelebihan berat badan dan penderita obesitas.
Partisipan studi rata-rata mengisap 21 batang rokok per hari sebelum dimulainya penelitian. Setelah satu tahun menjalankan salah satu dari lima program penghentian merokok, 334 orang (36 persen) telah berhasil stop sama sekali merokok.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang berhenti merokok mengalami kenaikan rata-rata sekitar 5 persen atau 2,4 mg/dL kadar HDL kolesterol. Mereka yang berhenti merokok juga mengalami peningkatan dalam jumlah besar kadar partikel HDL, yang juga penting untuk menurunkan risiko seseorang menderita penyakit jantung.
Laporan para peneliti ini dimuat dalam jurnal American Heart Journal. Efek agak kuat terjadi pada semua peserta studi wanita. Namun, tampaknya tidak peduli berapa banyak rokok yang dikonsumsi pada awal penelitian, perokok berat menikmati manfaat HDL yang sama seperti perokok ringan setelah mereka berhenti merokok.
Sementara itu, salah satu efek dari stop merokok adalah melambungnya berat badan. Partisipan yang berhenti merokok mengalami pertambahan berat rata-rata 10 pon dibandingkan 1-2 pon pada kelompok yang kembali merokok.
Banyak peserta diketahui sudah kelebihan berat badan pada awal penelitian, dengan rata-rata indeks massa tubuh (BMI) 29,6 (BMI antara 20 dan 25 umumnya dianggap sehat). Penambahan berat badan juga diketahui dapat memengaruhi kadar kolesterol, baik meningkatkan jenis yang buruk atau menurunkan jenis yang baik.
Akibatnya, para peneliti berpikir bahwa masalah berat badan mungkin memiliki beberapa efek keseimbangan yang menguntungkan bagi mereka yang telah berhenti merokok.
”Manfaat lebih lanjut pada kadar kolesterol mungkin telah benar-benar tertutup oleh proses kenaikan berat badan yang terlihat setelah berhenti (merokok),” sebut Gepner.
”Hal ini penting bagi mereka yang berhenti merokok diberi informasi tentang kecenderungan penambahan berat badan ini. Karena itu, butuh diet sehat dan olahraga teratur selama periode berhenti merokok tersebut,” tambahnya.
Para peneliti mengingatkan bahwa hasil temuan mereka tersebut tidak membuktikan bahwa berhenti merokok dapat memperbaiki kadar kolesterol. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengesampingkan kemungkinan penjelasan lain, termasuk peran perubahan konsumsi alkohol, yang diketahui dapat memengaruhi tingkat HDL.
Gepner juga mencatat bahwa masih belum jelas persis bagaimana proses berhenti merokok dapat memengaruhi level kolesterol. Walaupun itu bisa jadi karena perubahan dalam protein yang mengontrol kerusakan kolesterol. Kebiasaan merokok dapat merusak protein tersebut.
Apa pun yang terjadi, manfaat yang terlihat dari berhenti merokok mungkin diterjemahkan ke dalam sebuah efek kesehatan jantung yang lebih baik.
Perokok berat yang berhasil berhenti merokok ternyata akan menikmati keuntungan lain dalam tubuhnya, yaitu profil kolesterol yang secara berangsur membaik. Sebuah studi terbaru menunjukkan, peningkatan kolesterol yang dikenal baik bagi tubuh datang saat berhenti merokok, meski bermasalah dengan berat badan usai mengisap rokok yang terakhir.
Jika dikonfirmasi dengan penelitian masa depan, temuan ini bisa menjelaskan secara tepat, namun agak misterius, hubungan antara merokok dan kesehatan jantung. Sampai dengan 20 persen kematian akibat penyakit jantung saat ini memang disebabkan asap rokok. Namun, peneliti belum memiliki pemahaman yang cukup tentang mengapa hal itu bisa terjadi.
Merokok mungkin memengaruhi sistem kardiovaskular dalam berbagai cara, termasuk penurunan kadar oksigen dan memicu proses kerusakan pada jantung itu sendiri. Beberapa penelitian dalam lingkup kecil juga menunjukkan bukti bahwa merokok dapat menurunkan kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL).
Hal itu diungkapkan peneliti utama Dr Adam Gepner dari University of Wisconsin School of Medicine and Public Health di Madison ,Amerika Serikat, kepada Reuters Health. Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan mirip lilin yang diproduksi tubuh, terutama di dalam hati.Kolesterol adalah salah satu turunan lemak yang beredar dalam darah.
Fungsi kolesterol bagi tubuh adalah untuk membuat hormon seks (penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual), hormon korteks adrenal (penting pada metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh), vitamin D (untuk menyerap kalsium dalam tubuh), serta sebagai garam empedu (membantu usus menyerap lemak).
HDL kolesterol sering disebut sebagai kolesterol baik. Sementara, LDL kolesterol yang mengangkut paling banyak kolesterol dalam darah dan cenderung mengendap di dalam arteri disebut sebagai kolesterol jahat. HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dan mampu membawa kelebihan kolesterol jahat di pembuluh arteri untuk dibuang. Jadi, HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan mencegah aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah).
Dalam kolesterol, total jumlah HDL hanya sekitar 25 persen. Untuk itu, batas normal HDL adalah 40-45 miligram per desiliter (mg/dl) bagi laki-laki dan 45-55 mg/dl bagi wanita. Untuk menguji dampak rokok terhadap kadar kolesterol yang lebih akurat dan pengaturan yang realistis, Gepner dan koleganya merekrut lebih dari 1.500 perokok wakil dari penduduk Amerika Serikat saat ini, termasuk mereka yang kelebihan berat badan dan penderita obesitas.
Partisipan studi rata-rata mengisap 21 batang rokok per hari sebelum dimulainya penelitian. Setelah satu tahun menjalankan salah satu dari lima program penghentian merokok, 334 orang (36 persen) telah berhasil stop sama sekali merokok.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang berhenti merokok mengalami kenaikan rata-rata sekitar 5 persen atau 2,4 mg/dL kadar HDL kolesterol. Mereka yang berhenti merokok juga mengalami peningkatan dalam jumlah besar kadar partikel HDL, yang juga penting untuk menurunkan risiko seseorang menderita penyakit jantung.
Laporan para peneliti ini dimuat dalam jurnal American Heart Journal. Efek agak kuat terjadi pada semua peserta studi wanita. Namun, tampaknya tidak peduli berapa banyak rokok yang dikonsumsi pada awal penelitian, perokok berat menikmati manfaat HDL yang sama seperti perokok ringan setelah mereka berhenti merokok.
Sementara itu, salah satu efek dari stop merokok adalah melambungnya berat badan. Partisipan yang berhenti merokok mengalami pertambahan berat rata-rata 10 pon dibandingkan 1-2 pon pada kelompok yang kembali merokok.
Banyak peserta diketahui sudah kelebihan berat badan pada awal penelitian, dengan rata-rata indeks massa tubuh (BMI) 29,6 (BMI antara 20 dan 25 umumnya dianggap sehat). Penambahan berat badan juga diketahui dapat memengaruhi kadar kolesterol, baik meningkatkan jenis yang buruk atau menurunkan jenis yang baik.
Akibatnya, para peneliti berpikir bahwa masalah berat badan mungkin memiliki beberapa efek keseimbangan yang menguntungkan bagi mereka yang telah berhenti merokok.
”Manfaat lebih lanjut pada kadar kolesterol mungkin telah benar-benar tertutup oleh proses kenaikan berat badan yang terlihat setelah berhenti (merokok),” sebut Gepner.
”Hal ini penting bagi mereka yang berhenti merokok diberi informasi tentang kecenderungan penambahan berat badan ini. Karena itu, butuh diet sehat dan olahraga teratur selama periode berhenti merokok tersebut,” tambahnya.
Para peneliti mengingatkan bahwa hasil temuan mereka tersebut tidak membuktikan bahwa berhenti merokok dapat memperbaiki kadar kolesterol. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengesampingkan kemungkinan penjelasan lain, termasuk peran perubahan konsumsi alkohol, yang diketahui dapat memengaruhi tingkat HDL.
Gepner juga mencatat bahwa masih belum jelas persis bagaimana proses berhenti merokok dapat memengaruhi level kolesterol. Walaupun itu bisa jadi karena perubahan dalam protein yang mengontrol kerusakan kolesterol. Kebiasaan merokok dapat merusak protein tersebut.
Apa pun yang terjadi, manfaat yang terlihat dari berhenti merokok mungkin diterjemahkan ke dalam sebuah efek kesehatan jantung yang lebih baik.
10 Makanan Hilangkan Stres
SAAT pekerjaan, dan tekanan hidup terasa hilang kendali, akan sangat mudah bagi Anda untuk mengonsumsi junk food, serta menjalani pola makanan tidak sehat lainnya. Tapi, tahukah Anda tindakan itu sebenarnya salah?
ketika dalam kondisi stres, tubuh sebenarnya membutuhkan vitamin dan mineral lebih banyak untuk tetap bekerja secara optimal.
Berikut beberapa daftar makanan yang dapat mengurangi stres dan mampu menambah energi serta menjaga suhu tetap stabil, dilansir dari Health24.
1. Pisang
Kandungan potassium pada pisang, mampu mengurangi ketegangan.
2. Bayam dan brokoli
Kandungan vitaminnya yang kaya mampu mengisi kembali vitamin yang berkurang akibat stres.
3. Susu dan yoghurt
Tinggi kalsium dan vitamin B, yang akan membantu menguatkan tulang dan sangat penting untuk urat-urat syaraf tubuh. Baik juga untuk menstabilkan mood.
4. Ikan tuna dan ikan kembung
Kaya asam lemak omega-3 yang membantu menjaga kesehatan jantung dan mempertahankan kestabilan adrenalin, baik juga untuk ingatan.
5. Kacang
Kandungannya mampu menstabilkan mood dan menangkal radikal bebas dan penyakit jantung.
6. Blueberries
Antioksidannya mampu menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh dari stres.
7. Ayam dan kalkun
Sumber asam amino tryptophan yang membantu menenangkan pikiran dan menenangkannya, dan membantu mereka berelaksasi dan tidur lebih baik. Kandungan protein juga menstabilkan gula darah dan mengurangi stres.
8. Jeruk
Kandungan vitamin C menjaga sistem imun tubuh untuk berfungsi baik saat stres. Vitamin C juga antioksidan yang sempurna.
9. Buah aprikot kering
Kaya akan magnesium, pembasmi alami stres dengan menyehatkan urat syaraf dan merelaksasi otot.
10. Biji-bijian
Kandungan vitamin B-Complex, mineral, protein dan serat ditemukan pada biji-bijian. Semua kandungan tersebut mampu mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi. Baik juga untuk mempertahankan kadar energi.
silahkan buktikan : ))
ketika dalam kondisi stres, tubuh sebenarnya membutuhkan vitamin dan mineral lebih banyak untuk tetap bekerja secara optimal.
Berikut beberapa daftar makanan yang dapat mengurangi stres dan mampu menambah energi serta menjaga suhu tetap stabil, dilansir dari Health24.
1. Pisang
Kandungan potassium pada pisang, mampu mengurangi ketegangan.
2. Bayam dan brokoli
Kandungan vitaminnya yang kaya mampu mengisi kembali vitamin yang berkurang akibat stres.
3. Susu dan yoghurt
Tinggi kalsium dan vitamin B, yang akan membantu menguatkan tulang dan sangat penting untuk urat-urat syaraf tubuh. Baik juga untuk menstabilkan mood.
4. Ikan tuna dan ikan kembung
Kaya asam lemak omega-3 yang membantu menjaga kesehatan jantung dan mempertahankan kestabilan adrenalin, baik juga untuk ingatan.
5. Kacang
Kandungannya mampu menstabilkan mood dan menangkal radikal bebas dan penyakit jantung.
6. Blueberries
Antioksidannya mampu menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh dari stres.
7. Ayam dan kalkun
Sumber asam amino tryptophan yang membantu menenangkan pikiran dan menenangkannya, dan membantu mereka berelaksasi dan tidur lebih baik. Kandungan protein juga menstabilkan gula darah dan mengurangi stres.
8. Jeruk
Kandungan vitamin C menjaga sistem imun tubuh untuk berfungsi baik saat stres. Vitamin C juga antioksidan yang sempurna.
9. Buah aprikot kering
Kaya akan magnesium, pembasmi alami stres dengan menyehatkan urat syaraf dan merelaksasi otot.
10. Biji-bijian
Kandungan vitamin B-Complex, mineral, protein dan serat ditemukan pada biji-bijian. Semua kandungan tersebut mampu mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi. Baik juga untuk mempertahankan kadar energi.
silahkan buktikan : ))
Langganan:
Postingan (Atom)